Tekanan Inter tidak berhenti sampai di situ. Pada masa tambahan waktu babak pertama, Alessandro Bastoni mengirimkan umpan silang yang disambut Pio Esposito dengan sundulan keras dari dalam kotak penalti.
Gol tersebut memastikan Inter berbalik unggul 3-2 sebelum turun minum. Momentum sepenuhnya beralih ke tangan tuan rumah.
Usai jeda, Inter tetap mengontrol jalannya pertandingan. Pio Esposito kembali mengancam, namun Scuffet melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola ke sudut atas gawang.
Marcus Thuram dan Nicolo Barella kemudian masuk untuk menambah intensitas serangan. Thuram memimpin serangan balik cepat, meski upayanya digagalkan Scuffet, sebelum Dimarco menghantam tiang gawang dari bola rebound.
Gol keempat akhirnya datang melalui aksi luar biasa Dimarco. Ia melepaskan tendangan voli yang menghantam bagian dalam tiang sebelum masuk, memastikan Inter menjauh dari kejaran Pisa.
Dimarco kembali terlibat dalam gol kelima Inter. Umpan terobosannya menemukan Bonny yang masuk ke kotak penalti, melewati dua pemain bertahan, dan mencetak gol dari sudut sempit.
Inter belum berhenti menambah penderitaan Pisa. Henrikh Mkhitaryan mencetak gol Serie A pertamanya dalam lebih dari satu tahun dengan sundulan jarak dekat di tiang jauh, memanfaatkan umpan sundulan Yann Bisseck dari sepak pojok.
Kemenangan 6-2 ini membuat Inter kini unggul enam poin dari Milan di posisi kedua. Milan masih memiliki satu pertandingan tunda yang akan dimainkan di markas Roma pada hari Minggu.
Susunan Pemain
INTER (3-5-2): Yann Sommer; Alessandro Bastoni, Stefan de Vrij, Yann Bisseck; Carlos Augusto, Henrikh Mkhitaryan, Piotr Zielinski, Petar Sucic, Luis Henrique; Francesco Pio Esposito, Lautaro Martinez.
PISA (3-4-2-1): Simone Scuffet; Francesco Coppola, Simone Canestrelli, Arturo Calabresi; Samuele Angori, Marius Marin, Michel Aebischer, Idrissa Toure; Matteo Tramoni, Stefano Moreo; Henrik Meister.
sumber bolanet
-


